Abstract :
Penelitian ini meneliti tentang kinerja keuangan Koperasi KPRI Bina Raharja
Cerme, metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data
sekunder laporan keuangan Koperasi dari tahun 2007 sampai tahun 2011. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja keuangan KPRI Bina RaharjaCerme
ditinjau
dari
aspek
likuiditas,
aktivitas,
leverage,
dan
profitabilitas.
Pengukuran
kinerja keuangan koperasi dilakukan menggunakan analisis rasio
keuangan seperti: aspek likuiditas meliputi rasio likuiditas. Aspek aktivitas diukur
dengan Aset Turn Over (ATO). Aspek leverage diukur dengan Rasio Solvabilitas.
Aspek Profitabilitas diukur dengan Return on Total Assets (ROA) dan Rasio
profitabilitas. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Time Series.
Alat pengumpul data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara.
Dari hasil analisis diketahui bahwa rasio likuiditas koperasi kurang baik dengan
rata-rata rasionya 387,17% dengan standart 200% untuk kategori istimewa. Rasio
Aktivitas cukup baik karena koperasi mempunyai kemampuan menciptakan
tingkat penjualan yang tinggi tiap tahunnya dengan rata-rata 1,16 kali perputaran.
Rasio Leverage yang diukur dengan solvabilitas nilainya kurang baik karena ratarata
per tahunnya mencapai 196,49% (Kurang, karena lebih dari 130% standart
Menteri Koperasi). Walaupun begitu kinerja keuangan sudah dianggap baik
karena koperasi sudah banyak melunasi hutangnya. Rasio Profitabilitas koperasi
yang diukur dengan ROA dan Profitabilitas mendapat nilai yang sangat baik.
ROA mempunyai nilai 8,30% (Kategori baik, karena diantara 6% - 9%), dan
profitabilitas mempunyai nilai 35,73% (Kategori Istimewa karena, karena di atas
15%). Artinya kemampuan koperasi untuk menghasilkan profit sangatlah baik.
Peneliti-peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian dengan lebih
banyak subyek penelitian, menggunakan instrumen penelitian lain, maupun
menggunakan teknik analisis yang lain.