Abstract :
Dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, peranan kemampuan penalaran
matematika sangat diperlukan untuk membangun kemampuan matematika pada
diri peserta didik khususnya kemampuan penalaran adaptif. Penalaran adaptif
adalah kapasitas untuk berpikir secara logis, merefleksikan, menjelaskan dan
menjastifikasi yang didalamnya memuat indikator kemampuan mengajukan
dugaan atau konjektur, memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran suatu
pernyataan, menemukan pola dari suatu gejala matematik dan menarik
kesimpulan dari suatu pernyataan. Kemampuan penalaran adaptif akan dapat
memberikan arahan kepada peserta didik dalam memecahkan masalah
matematika, karena dengan menalar suatu soal maka dapat membantu peserta
didik untuk menyelesaikan permasalahan. Melihat pada kenyataan yang ada
ternyata tidak sedikit yang merasa kesulitan dalam memecahkan masalah
matematika. Hal ini pasti dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satu faktor
penyebabnya adalah karena kemampuan peserta didik untuk menalar
permasalahan secara logis masih rendah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian
adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP NU 1 Gresik tahun pelajaran
2011/2012, sedangkan sampel yang digunakan adalah seluruh peserta didik kelas
VIII SMP NU 1 Gresik tahun pelajaran 2011/2012 sebanyak 76 peserta didik.
Penelitian ini dilaksanakan di SMP NU 1 Gresik pada semester II (genap) tahun
pelajaran 2011/2012. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah
metode tes dengan instrumen penelitiannya adalah soal tes. Sedangkan metode
analisis data menggunakan Uji Regresi Linier Sederhana dan Uji Hipotesis.
Dari hasil uji regresi diperoleh persamaan regresi linier Y = 36,907 + 0,471
X. Pada penentuan koefisien korelasi diperoleh R = 0,621 dan menunjukkan
bahwa adanya derajat hubungan yang cukup atau sedang antara kemampuan
penalaran adaptif dan kemampuan memecahkan masalah matematika. Uji
hipotesis dilakukan dengan Uji F yang memperoleh hasil nilai sig (0,000) < ?
(0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh kemampuan penalaran
adaptif peserta didik terhadap kemampuan memecahkan masalah matematika
kelas VIII SMP NU 1 Gresik. Besarnya pengaruh kemampuan penalaran adaptif
terhadap kemampuan memecahkan masalah matematika sebesar 37,5% yang
dapat diperoleh dari nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,375.