Abstract :
Beras miskin (Raskin) merupakan hal yang penting bagi kepala keluarga
yang tidak mampu, yaitu untuk membantu mengurangi beban pengeluaran kepala
keluarga miskin dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok dalam bentuk beras,
namun dalam menyalurkan pemberian Beras Miskin (Raskin) terdapat kesalahan
dan kecurangan dari pihak tertentu, sehingga pembagian Beras Miskin (Raskin)
tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, maka dibutuhkan suatu sistem klasifikasi
kepala keluarga terima Raskin dan kepala keluarga tidak terima Raskin, sehingga
mempermudah kinerja Kepala Desa untuk menyalurkan Beras Miskin (Raskin)
dengan lebih tepat sasaran.
Penelitian ini menggunakan teknik klasifikasi data mining menggunakan
metode Naïve Bayes untuk mengklasifikasi kelas kepala keluarga terima dan
kepala keluarga tidak terima. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini terdiri 5
variabel, yaitu pekerjaan, penghasilan, harta benda, keadaan rumah dan jumlah
keluarga.
Pengujian sistem dilakukan tiga kali pengujian dengan dua kali percobaan,
menggunakan data pelatihan yang berbeda. Data yang digunakan dalam pengujian
sistem ini adalah dari Program Pendataan Perlindungan Sosial di Ds. Sidomulyo
Kec. Deket Kab. Lamongan tahun 2013/2014, sebanyak 600 data. Berdasarkan
hasil pengujian didapatkan bahwa jumlah data latih mempengaruhi dari hasil
akurasi prediksi, nnilai yang didapatkan semakin tinggi. Nilai akurasi tertinggi
didapatkan pada jenis pengujian ketiga percobaan kedua dengan nilai mencapai
85%.