Abstract :
Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia diharuskan untuk
menerapkan Good Corporaete Governance dan juga diharuskan untuk
mengungkapkan pengungkapan informasi dalam laporan tahunan. Corporate
governance dan pengungkapan informasi dapat membuat perusahaan semakin
terbuka dan transparan dalam menyajikan informasi mengenai kondisi perusahaan
dan juga dapat mengurangi agency conflict. Corporate Governance dapat
digambarkan dengan variabel proporsi dewan komisaris independen, ukuran
dewan direksi, kepemilikan manajerial, kepemilikan publik, kepemilikan
institusional, komite audit, dan kualitas audit.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah mekanisme corporate
governance dapat mempengaruhi tingkat pengungkapan informasi dalam laporan
tahunan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode penelitian tahun 2009-2011
sehingga diperoleh 13 perusahaan yang sesuai kriteria sampel. Pengolahan dan
analisis data dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini secara simultan menunjukkan bahwa mekanisme
corporate governance tidak berpengaruh terhadap tingkat pengungkapan
informasi dalam laporan tahunan. Sedangkan secara parsial hanya ukuran
perusahaan yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan
informasi dalam laporan tahunan. Variabel independen lain seperti: proporsi
dewan komisaris independen,ukuran dewan direksi, kepemilikan manajerial,
kepemilikan publik, kepemilikan institusional, komite audit, dan kualitas audit
tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan informasi dalam
laporan tahunan.