Abstract :
Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan
Bank Danamon Cabang Usman Sadar Gresik terhadap kepuasan konsumen,
variabel dalam penelitian ini terdiri dari tangibles,reliability, responsiveness,
assurance, danemphaty yang didasarkan atas metode Parasuraman?s SERVQUAL
Model. Variabel-variabel tersebut digunakan untuk mengukur Tingkat
Kepentingan dan Tingkat Penilaian Konsumen terhadap Kualitas Pelayanan yang
diberikan bank. Penelitian ini dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada
28nasabahdan 10 karyawan di Bank Danamon Cabang Usman Sadar. Untuk
melihat pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan dilakukan
dengan analisis Parasuraman?s SERVQUAL Modeldan analisis perbaikannya
menggunakan diagram kartesius. Dengan analisis metode Parasuraman?s
SERVQUAL Modelakan didapatkan GAP dari tiap-tiap variabel penelitian, dalam
penilitan ini hanya dibahas pada GAP 1 yaitu kesenjangan antara Persepsi
Karyawan terhadap pelayanan jasa yang diharapkan oleh nasabah dan GAP 5
yaitu kesenjangan antara Harapan nasabah terhadap kenyataan pelayanan jasa
yang diterima.
Hasil penelitian untuk GAP 1 menunjukan bahwa Kesenjangan bernilai
negatif terbesar terdapat pada V5 yaitu pernyataan mengenai menangani masalah
dengan segera, dapat disimpulkan bahwa nasabah memiliki harapan yang besar
terhadap variabel tersebut dibandingkan persepsi karyawan, karena menurut
nasabah penting bila masalah perbankan yang dihadapi nasabah dapat segera
terselesaikan maka yang harus dilakukan oleh pihak penyedia jasa yaitu
memperbaiki kualitas pada variabel ini. Sedangkan kesenjangan bernilai positif
terbesar terdapat pada V8 mengenai karyawan yang professional dibidangnya,
dapat disimpulkan bahwa persepsi karyawan mengenai harapan nasabah pada
variabel ini sudah benar.
Hasil penelitian untuk GAP 5 menunjukan bahwa variabel pernyataan
yang mempunyai nilai kesenjangan negatif terbesar terdapat pada V5 mengenai
menangani masalah dengan segera. Kenyataan bahwa pelayanan mengenai
kecepatan bila ada permasalahan perbankan yang dihadapi nasabah lebih rendah
atau belum sesuai dengan apa yang diharapkan oleh nasabah, yang berarti nasabah
belum merasa puas terhadap variabel ini, maka yang harus dilakukan oleh pihak
penyedia jasa yaitu memperbaiki kualitas pelayanan pada variabel ini. Sedangkan
kesenjangan bernilai positif terbesar terdapat pada V11 mengenai karyawan
mampu melayani nasabah dengan ramah dan sopan. Kenyataan bahwa pelayanan
yang ramah dan sopan terhadap nasabah lebih tinggi atau sudah sesuai dengan
harapan nasabah, yang berarti nasabah sudah merasa puas terhadap variabel ini,
maka yang harus dilakukan oleh pihak penyedia jasa yaitu mempertahankan dan
meningkatkan kualitas pelayanan pada variabel ini.