Abstract :
Kegiatan ekonomi dan pembangunan pada umumnya berdampak positif bagi
kemajuan bangsa. Bagaimanapun juga ada dampak negatifnya. Corporate Social
Responsibility atau tanggung jawab sosial ini muncul akibat adanya konflik antara
masyarakat sekitar dengan perusahaan akibat dampak negatif yang timbul akibat
keberadaan suatu perusahaan dalam suatu lingkungan tertentu. Akuntansi untuk
mengukur kegiatan pertanggungjawaban sosial perusahaan dikenal dengan
akuntansi sosial.
Penelitian ini bertujuan melakukan implementasi prinsip dasar good
corporate governance mengharuskan perusahaan untuk memberikan laporan
bukan hanya kepada pemegang saham, calon investor, kreditur, dan pemerintah
semata tetapi juga kepada stakeholders lainnya termasuk karyawan dan
masyarakat. Pengungkapan corporate Social Responsibility/tanggung jawab sosial
perusahan dalam laporan tahunan dapat dikelompokkan berdasarkan tema yang
diungkap, tipe pengungkapan, tingkat pengungkapan, maupun lokasi dimana
tanggung jawab sosial tersebut diungkapkan.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 perusahaan yang
dikategorikan perusahaan manufaktur. Perusahaan yang menjadi sampel telah
mempublikasikan laporan tahunannya. Jenis data yang digunakan adalah data
documenter, yaitu laporan keuangan perusahaan dan daftar volume perdagangan
saham harian. Sedangkan sumber data berasal dari PT. Bursa Efek Indonesia dan
data yang diperoleh diolah serta dianalisis dengan tehnik regresi sederhana yang
menggunakan alat bantu computer dengan program spss 13.0.
Hasil analisis menunjukkan bahwa hipotesis I yang menyatakan bahwa
informasi CSR berpengaruh terhadap ERC tidak teruji kebenarannya. Hal tersebut
terlihat dalam uji t, yaitu diperoleh t hitung (0,649) lebih kecil dari t tabel (2,048)
yang berarti bahwa Ho diterima dan H1 ditolak. Hal ini berarti bahwa Corporate
Social Responsibility (CSR) tidak berpengaruh terhadap variabel Earning
Response Coefficient