Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah Ukuran perusahaan,
klasifikasi industry dan Laba/Rugi, baik secara parsial maupun simultan teradap
audit delay pada saat menggunakan FCT (Firm Cycle Time).
Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini
adalah Purposive Sampling dengan jumlah sampel 102 perusahaan yang terdiri
dari 50 perusahaan manufaktur dan 52 nonmanufktur. Penelitian ini dilakukan
pada periode 2008 hingga 2010. Data yang digunakan adalah laporan keuangan
perusahaan yang terdaftar di bursa efek melalui situs www.idx.co.id. Proses
analisis ini menggunakan uji Hepotesis dan uji asumsi klasik melalui software
SPSS versi 15 for windows.
Hasil penelitian secara simultan (uji F) diperoleh F hitung 0,340 > F tabel
0,001artiya ukuran perusahaan, klasifikasi industry, dan laba/rugi secara
bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap audit delay pada saat
menggunakan FCT(Firm Cycle Time). Koefisien determinasi(r2
) 0,001 atau 0,1%
artinya variabel.
Independent mempengaruhi variable dependent sebesar 0,1% dan sisanya
99,9 % dipengaruhi factor lain. Secara parsial ukuran perusahaan diketahui nilai
Total asset disimpulkan bahwa Sig(0,258) > ?(0,10) artinya total asset tidak
berpengaruh terhadap FCT, diketahui klasifikasi industri disimpulkan bahwa nilai
Sig (0,947) > ? (0,10) artinya klasifikasi industry tidak berpengaruh terhadap
FCT. Laba/rugi diketahui bahwa Sig(0,081) < ?(0,10) artinya Laba / Rugi
bepengaruh negatif terhadap FCT.