Institusion
Universitas Muhammadiyah Gresik
Author
Porres, Wilibrordus Martin De
Subject
Health
Datestamp
2020-12-11 09:00:49
Abstract :
Latar Belakang ; Malaria disebabkan oleh plasmodium yang menghancurkan sel darah
merah, vektor yang berperan adalah nyamuk malaria (Anopheles). WHO (World Health
Organization) secara global tahun 2013 kasus malaria di dunia 0,00090%, malaria pada
penduduk indonesia 1,9%, malaria di Propinsi Nusa Tenggara Timur 197,5%, di
Kabupaten Flores Timur 56,9%, dan di Desa Belogili 3,229%. Faktor yang berperan
dalam lingkungan kimia untuk perkembangbiakan nyamuk malaria adalah pH air dan
salinitas air sehingga menimbulkan kejadian malaria. Tujuan, menganalisis hubungan
pH dan salinitas air dengan kejadian penyakit malaria di Desa Belogili Wilayah kerja
Puskesmas Lewolema Kabupaten Flores Timur.
Metode ; Jenis penelitian analitik pendekatan waktu dengan cross sectional. Populasi
124 KK. Besar sampel 95 KK. Teknik sampling simple random sampling. Variabel
independen pH air dan salinitas air, variabel dependen kejadian penyakit malaria. Alat
ukur pH stik dan refraktometer. Uji Chi-square (? = 0,05).
Hasil ; Kejadian sakit malaria (50,5%) sakit 48 KK, pH air basa (57,9%) sakit 55 KK,
salinitas air tidak normal (52,6%) 50 KK, Hasil analisis p Value =0,000 sedangkan nilai
signifikan ? = 0,05 berarti H0 ditolak dan H1 diterima.
Kesimpulan; Ada hubungan antara pH dan salinitas air dengan kejadian penyakit
malaria.