Abstract :
Perkembangan teknologi informasi berkembang sangat pesat. Beberapa penelitian
banyak melahirkan aplikasi dalam bidanng pengidentifikasi suatu objek gambar.
Pengolahan citra merupakan salah satu jenis teknologi untuk menyelesaikan
masalah mengenai pemrosesan gambar. Dalam pengolahan citra, gambar diolah
sedemikian rupa sehingga gambar tersebut dapat digunakan untuk aplikasi lebih
lanjut. Aplikasi dalam citra digital juga mengalami perkembangan dalam hal
mengidentifikasi jenis biota laut seperti ikan, kerang dan lainnya berdasarkan ciriciri
tertentu. Pada tugas akhir ini akan diimplementasikan sebuah sistem yang
akan mengidentifikasi jenis kerang berdasarkan tekstur menggunakan metode
Gray Level Co-Occurrence Matrix dan Filter Gabor. Matriks kookurensi
merupakan matriks bujursangkar dengan jumlah elemen sebanyak kuadrat jumlah
level intensitas piksel pada citra. Kemampuan sistem visual manusia dalam
membedakan berbagai tekstur didasarkan atas kapabilitas dalam
mengidentifikasikan berbagai frekuensi dan orientasi spasial dari tekstur yang
diamati. Filter Gabor merupakan salah satu filter yang mampu mensimulasikan
karakteristik sistem visual manusia dalam mengisolasi frekuensi dan orientasi
tertentu dari citra. Berdasarkan tujuan diatas, sistem dibuat dengan menggunakan
program aplikasi Matlab R2011b. Pengujian dilakukan dengan menggunakan
gambar kerang yang memiliki dimensi 448 x 336 pixel (dengan latar belakang
yang sama) sebanyak 74 gambar. Dari hasil pengujian, pengidentifikasian
menggunakan metode Gray Level Co-Occurrence Matrix lebih akurat dari metode
Filter Gabor dengan nilai akurasi 77.6% berbanding 58.3%.