Abstract :
Hakikat pendidikan adalah memanusiakan manusia itu sendiri, yaitu untuk
membudayakan manusia. Pendidikan khususnya pelajaran matematika sering dianggap
sebagai pelajaran yang paling sulit dipahami bagi anak-anak, bahkan dianggap
membosankan dan kurangnya kemampuan guru dalam menyampaikan pelajaran
matematika membuat peserta didik kurang tertarik peserta didik pada pelajaran
matematika. Oleh karena itu, diperlukan cara untuk dapat meningkatkan kemampuan
peserta didik dalam memecahkan masalah, yaitu dengan menerapkan problem posing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar matematika dengan
teknik problem posing terhadap kreativitas peserta didik pada pokok bahasan sistem
pesamaan linear dua peubah di kelas VIII MTs. Al Ibrohimi Manyar Gresik.
Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional kuantitatif yaitu sebuah penelitian
yang menggunakan angka yang bertujuan untuk menemukan ada atau tidak adanya
pengaruh antara variabel-variabel yang terlibat. Sampel penelitian ini adalah seluruh
peserta didik kelas VIII C MTs. Al Ibrohimi Manyar Gresik tahun pelajaran 2012-2013
dengan jumlah 36 peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah observasi atau pengamatan kreativitas peserta didik, dan tes hasil
belajar dengan instrumen penelitiannya lembar tes.
Dari hasil analisis data uji normalitas diperoleh bahwa nilai variabel X dan variabel Y
mempunyai signifikansi sehingga dapat disimpulkan bahwa keduanya
berasal dari populasi yang berdistribusi normal, dan untuk uji linearitas diperoleh
bahwa terdapat hubungan yang linear antara variabel dependen dan independen.
Sedangkan untuk anaisis regresinya diperoleh bahwa variabel hasil belajar matematika
dengan teknik problem posing mempunyai pengaruh yang positif terhadap kreativitas
peserta didik, dengan koefisien korelasi sebesar , dan Nilai koefisien
determinasi sebesar 0,779 yang menunjukkan bahwa sekitar 77,9% variabel hasil
belajar matematika dengan teknik problem posing mempengaruhi perubahan variabel
kreativitas peserta didik, sedangkan sisanya 22,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang
tidak dijelaskan.