Abstract :
Latar Belakang : Menurut United Nations Children's Fund (UNICEF) dan
World Health Organization (WHO) pada 2013, diare merupakan penyebab
kematian nomor 2 pada bayi di dunia. Sedangkan prevalensi diare dalam
Riskesdas 2013, diare tersebar di semua selompok umur dengan prevalensi
tertinggi terdeteksi pada bayi (0-6 bulan) yaitu 15,7%. Diare hingga kini masih
menjadi masalah kesehatan terhadap bayi. Salah satu penyebabnya adalah
kurangnya pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian makanan, akibat dari
kejadian diare pada bayi terlihat dari tingginya angka kesakitan dan kematian.
Tujuan penelitian menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu
dalam pemberian makanan pada bayi usia 0-6 bulan dengan kejadian diare di
Desa Ploso Kecamatan Wonoayu Sidoarjo.
Metode : Analitik Cross Sectional dengan populasi 53 ibu dan besar sampel 47
ibu, variabel independent tingkat pengetahuan dan sikap ibu dan variabel
dependent kejadian diare, teknik Simple Random Sampling, instrument kuesioner,
uji statistik Contingency. Hasil : Ibu dengan pengetahuan kurang proporsi kejadian diare pada bayi yang
sering 28 (93,3%) sedangkan Ibu dengan sikap negatif proporsi kejadian diare
pada bayi yang sering 27 (87,1%). Uji Contingency ? value 0,000 < 0,05 jadi H0
ditolak, H1 diterima.
Kesimpulan : Ada hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian
makanan pada bayi usia 0-6 bulan dengan kejadian diare di Desa Ploso
Kecamatan Wonoayu Sidoarjo.