DETAIL DOCUMENT
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH (PROBLEM SOLVING) MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) PADA POKOK BAHASAN BANGUN DATAR KELAS VII MTs MAZRA’ATUL ULUM PACIRAN LAMONGAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Gresik
Author
ROHMAN, TAUFIQUR
Subject
Education 
Datestamp
2020-12-18 08:09:58 
Abstract :
Dalam kurikulum matematika yang tertuang dalam Standar Kompetensi Lulusan Pelajaran Matematika terdapat lima kemampuan dasar yaitu kemampuan Memecahkan Masalah (Problem Solving), Berargumentasi (Reasonning), Berkomunikasi (Communication), Membuat Koneksi (Connection) dan Representasi (Representation).Kemampuan memecahkan masalah merupakan kemampuan yang paling utama dalam pembelajaran matematika, namun dalam kenyataannya kemampuan pemecahan masalah peserta didik masih tergolong rendah. Untuk itu perlu strategi untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah metematika, diantaranya adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran yang tepat, salah satunya adalah pembelajaran berbasis masalah karena Pembelajaran Berbasis Masalah dikembangkan untuk membantu peserta didik dalam meningkatkan kemampuan berpikir, pemecahan masalah, dan keterampilan intelektual; belajar tentang berbagai peran orang dewasa melalui pelibatan mereka dalam pengalaman nyata atau simulasi; dan menjadi pembelajar yang otonom dan mandiri. Dalam penelitian ini rumusan masalah yang digunakan adalah apakah kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik yang diajar dengan pembelajaran berbasis masalah lebih baik dari kemampuan pemecahan masalah yang diajar dengan pembelajaran langsung dengan tujuan penelitian untuk mengetahui bahwa kemampuan pemecahn masalah matematika yang diajar dengan pembelajaran berbasis masalah lebih baik dari kemampuan pemecahan masalah yang diajar dengan pembelajaran langsung. Penelitian ini termasuk penelitian komparatif dengan desain penelitian Postes Kelompok Kontrol Subyek Random. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII MTs Mazraatul Ulum Paciran Lamongan tahun ajaran 2008-2009 yang berjumlah 130 peserta didik yang terbagi dalam 4 kelas. Sedangkan sampel yang diambil adalah kelas VII-A dan VII-B yang dipilh secara random setelah diuji homogenitasnya, uji hasil penelitian menggunakan alat bantu SPSS 14.0. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik yang diajar dengan pembelajaran langsung lebih baik dari kemampuan pemecahan masalah yang diajar dengan pembelajaran langsung 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Gresik