Abstract :
Hipertensi dapat meningkatkan mortalitas pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) yang menjalani Hemodialisis (HD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan natrium dan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan tekanan darah pada pasien PGK yang menjalani HD. Jenis penelitian menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah subjek sebanyak 72 pasien PGK rawat jalan yang menjalani hemodialisis di RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik yang diambil mengunakan teknik Total Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, lembar Food Recall 2x24 jam dan pengukuran berat badan, tinggi badan, serta tekanan darah. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan uji Regresi Linier. Hasil univariat menunjukkan bahwa 58,3% pasien mempunyai asupan natrium lebih, 59,7% memiliki IMT normal, dan 69,4% pasien mengalami hipertensi. Hasil bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan asupan natrium dengan tekanan darah (p=0,000) dan tidak ada hubungan IMT dengan tekanan darah (p=0,145). Hasil multivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang kuat antara asupan natrium dengan tekanan darah (R=0,646). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tekanan darah pada pasien PGK yang menjalani HD lebih berhubungan dengan asupan natrium dibandingkan dengan IMT. Sehingga perlu adanya edukasi mengenai pembatasan asupan natrium guna mendapatkan kesehatan gizi yang optimal.