Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya pengaruh karakteristik pemerintah daerah yang terdiri dari ukuran pemerintah, umur pemerintah, pendapatan asli daerah, spesialisasi pekerjaan dan intergovernmental revenue terhadap tingkat pengungkapan wajib laporan keuangan pemerintah daerah. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode penyampelan yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 76 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya variabel intergovernmental revenue yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan wajib laporan keuangan pemerintah daerah. Sedangkan variabel ukuran pemerintah, umur pemerintah, pendapatan asli daerah dan spesialisasi pekerjaan tidak berpengaruh terhadap tingkat wajib pengungkapan laporan keuangan pemerintah.