Abstract :
CV Aneka Jasa Teknik (AJT) adalah perusahaan yang bergerak dibidang fabrikasi, dimana perusahaan ini melakukan proses produksi sesuai dengan pesanan yang diminta oleh customer. Dalam melakukan produksi atau pembuatan produk tentunya tak lepas dengan potensi bahaya dalam setiap aktivitas pekerjaannya yang nantinya akan menimbulkan kecelakaan kerja. Diketahui bahwa selama bulan Jauari 2018 ? Oktober 2019 telah terjadi kasus kecelakaan kerja sebanyak 28 kejadian kecelakaan kerja. Penelitian ini menganalisis potensi bahaya menggunakan metode Hazard Identification Risk Assesment and Risk Control. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, penilaian risiko dan juga pengendalian risiko yang dimana metode ini yang bertujuan untuk meminimalisir atau mencegah terjadinya kecelakaan kerja dimasa yang akan datang. Dalam melakukan penilaian risiko pada bahaya yang telah teridentifikasi akan dilakukan penilaian likelihood dan consequence untuk menentukan risk level. Dalam penilaian risiko potensi bahaya dan risiko diklasifikasikan menjadi 4 level yaitu extrame risk, high risk, medium risk, dan low risk. dari hasil penelitian ini menunjukkan pada area cutting terdapat 2 bahaya high risk, 5 bahaya medium risk, dan 6 bahaya low risk. pada area grinding terdapat 3 bahaya extrame risk, 2 bahaya high risk, 2 bahaya medium risk, dan 2 bahaya low risk. Pada area welding terdapat 3 bahaya extrame risk, 1 bahaya high risk, 4 bahaya medium risk, dan 3 bahaya low risk. pada area finishing terdapat 3 bahaya extrame risk, 4 bahaya high risk, 2 bahaya medium risk, dan 1 bahaya low risk. pada area Blasting terdapat 2 bahaya extrame risk, 1 bahaya high risk, 1 bahaya medium risk, dan 3 bahaya low risk.
Kata kunci : Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Kecelakaan kerja, Potensi Bahaya, HIRARC