Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian mengenai makna laba dalam
perspektif religi pada Home Industry songkok di Desa Kemuteran Gresik di bulan
Ramadhan selama masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dengan
mengumpulkan data dari 4 (Empat) informan yang salah satunya merupakan
informan kunci sebagai narasumber utama atau pembuka jalan dalam penelitian
ini. Pengujian dilakukan dengan menggunakan analisis data model Milles and
Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan
verifikasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat dua makna laba yaitu
berdasarkan dari wujud rasa syukur dan berdasarkan dari keberkahan. Rasa syukur
adalah desain hidup berwirausaha yang terbentuk dari nilai, norma, dan adat
istiadat diantaranya dengan adanya antisipasi, kesejahterahan, keikhlasan, sabar,
sikap dermawan, jujur, ramah, perjanjian usaha, loyalitas, dan kualitas produk.
Keberkahan adalah rezeki yang berbentuk materi dan spiritual dalam
berwirausaha diantaranya dengan bertambahnya pendapatan, modal, piutang
usaha, keberlangsungan usaha, kebutuhan hidup, tebungan masa depan, ikhtiar,
pengorbanan, optimis, kepuasan batin, ketenangan, dan rasa senang.