Abstract :
Ikan patin (Pangasius pangasius) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang
memiliki nilai ekonomis tinggi dan juga merupakan ikan konsumsi yang digemari oleh
konsumen. Ikan patin sangat terkenal dan digemari oleh masyarakat karena daging ikan patin
sangat gurih dan lezat untuk dikonsumsi.Untuk menunjang keberhasilan dalam proses
budidaya, maka perlu adanya penambahan multivitamin probiotik boster vitaliquid ke dalam
pakan ikan patin. Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang memiliki pengaruh
menguntungkan bagi inang melalui penyeimbang mikroflora dalam ususnya. Prinsip kerja
probiotik yaitu memanfaatkan kemampuan organisme dalam menguraikan karbohidrat,
protein, dan lemak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian
multivitamin terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan patin. Metode yang
digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu 0, 10, 15 dan
20 ml/kg pakan, diulang tiga kali. Variabel yang diamati yaitu variabel utama dan variabel
penunjang. Variabel utama yaitu pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan harian (SGR),
rasio konversi pakan (FCR), dan kelangsungan hidup. Suhu, pH, DO dan kandungan
ammonia merupakan parameter pendukung. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam
(ANOVA) dan uji Tukey (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan dosis
probiotik pada pakan tidak berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup ikan patin.
Perlakuan pemberian dosis probiotik pada pakan menunjukkan perbedaan nyata terhadap laju
pertumbuhan ikan patin berkisar antara 2,30 ? 2,55 %/hari. Berdasarkan bobot mutlak ikan
patin, nilai optimal dosis probiotik adalah 10 ml/Kg. Berdasarkan panjang mutlak ikan patin,
nilai optimal dosis probiotik adalah 10 ml/Kg. Kisaran kualitas air pada penelitian ini masih
masuk dalam kondisi layak yaitu dengan suhu 27,5 ? 28,9 0C; pH 6,79 ? 7,88 ; DO 6,4 ? 7,9
ppm, dan ammonia 0 ppm.