DETAIL DOCUMENT
Perbaikan Drop Tegangan 150kV Gardu Induk Segoromadu Dengan Software Digsilent
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Gresik
Author
Yodiawan, Revandy Radik
Subject
Electronical Engineering 
Datestamp
2021-06-23 06:31:12 
Abstract :
Kualitas tegangan memainkan peran penting dalam memasok listrik secara efektif kepada konsumen. Pada sektor transmisi PT. PLN menganut batasan nilai tegangan 150 kV sebesar +5%, - 10%. Nilai batasan tersebut setelah sesuai berdasarkan Permen ESDM No. 3 Tahun 2007. Transmisi listrik 150kV kerap mengalami drop tegangan. Drop tegangan dikarenakan jaringan yang panjang dan menimbulkan rugi-rugi daya. Untuk itu diperlukan sistem yang handal agar proses transmisi listrik dapat berkualitas. GI Segoromadu bertipe double busbar, merupakan perbatasan 2 island sistem transmisi Jawa- Bali dan di pisahkan dengan kopel pada kondisi operasi normal. Busbar A GI Segoromadu terhubung dengan island Ngimbang di suplai dari GI Lamongan. Busbar B GI Segoromadu terhubung dengan island Gresik di suplai dari GI PLTU Gresik. Dengan penjang jaringan Lamongan ? Segoromadu sejauh 28,2 KMS dan menopang beban trafo 1, trafo 2, trafo 3, trafo 4, dan trafo 5 mengakibatkan drop tegangan. Pada pengamatan tegangan harian pada bulan Januari 2020 tercatat tegangan terendah busbar A sebesar 137kV. Dari hasil pengamatan terdapat kondisi-kondisi tertentu yang mengakibatkan drop tegangan busbar A GI Segoromadu yang melewati batas standar nilai tegangan berdasarkan Permen ESDM No. 03 Tahun 2007. Maka perlu adanya perbaikan sistem transmisi untuk meningkatkan kualitas tegangan pada GI Segoromadu. Dengan membuat simulasi sistem transmisi pada DigSilent dapat mencari perencanakan perbaikan sistem dan skenario terbaik. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Gresik