Abstract :
Sebelum teori lebih lanjut digunakan dan kesimpulan diambil berdasarkan teori dimana asumsi normalitas dipakai, data diselidiki terlebih dahulu apakah data tersebut berasal dari distribusi normal atau bukan. Untuk menguji apakah data itu normal atau tidak banyak uji yang bisa digunakan salah satunya adalah uji Kolmogorov-Smirnov. Jika dibanding dengan uji parametrik t-student uji Kolmogorov-Smirnov ini mempunyai keampuhan sebesar 96 persen, dan dengan
bertambahnya sampel maka keampuhan hanya berkurang sedikit( Sudratjat, 1985)
Uji Kolmogorov-Smirnov merupakan uji tipe “goodness of fit†(uji kecocokan) yaitu pengujian sampai dimana sebaran data yang diamati sesuai dengan sebaran data yang berdasarkan pada hipotesis. Uji ini mengukur apakah data dari sampel dapat dianggap dari suatu sebaran teoritis.
Secara singkat uji ini membandingkan distribusi frekuensi kumulatif hasil pengamatan dengan distribusi frekuensi kumulatif yang berdasarkan hipotesis. Prinsipnya menghitung perbedaan (selisih) yang terbesar antara kedua distribusi frekuensi kumulatif tersebut.