DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN PERNIKAHAN USIA DINI DENGANBERAT BADAN LAHIR BAYI DI DESA NGANTRU KECAMATAN NGANTANG
Total View This Week1
Institusion
Universitas Muhammadiyah Malang
Author
ZULFAHMI, M. FUAD MAYZAR
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2016-03-30 04:11:53 
Abstract :
Latar Belakang : Pernikahan usia dini merupakan salah satu masalah yang berkembang di masyarakat dapat terjadi karena faktor ekonomi, pendidikan, orang tua media massa dan adat istiadat. Ibu muda yang berusia kurang dari 20 tahunmemiliki risiko tinggi panggul dan rahim masih kecil serta alat reproduksi yang belum matang sehingga berisiko besarmelahirkan bayi dengan BBLR. Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian Case Control yang ditelusuri secara Retrospektifdengan meneliti antara hubungan pernikahan usia dini dengan berat badan lahir bayi. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2014 di Posyandu Desa Ngantru Kecamatan Ngantang, subyek penelitian adalah ibu primipara yang memiliki bayi dengan usia < 12 bulan yang menjadi peserta posyandu (N=42) diambil dengan metode Accidental Sampling dan analisis data yang dipergunakan adalah Uji Fisher. Hasil : Hasil analisis data menunjukkan bahwa uji Fisher hubungan pernikahan usia dini dengan berat badan lahir bayi yang memiliki ketentuan nilai p <α (0,05), namundidapatkan hasilnilai P-Value0,696 sehingga p >α (0,696>0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak, H0 diterima. Diskusi : Tidak ada hubungan antara Hubungan Pernikahan Usia Dini dengan Berat Badan Lahir Bayi Di Desa Ngantru Kecamatan Ngantang karena pengaruh tingkat frekuensi ANC rutin sehingga membuat pertambahan gizi ibu saat hamil baik dan juga dapat mencegah ibu hamil dari terserang penyakit yang serius. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Malang