DETAIL DOCUMENT
PENCEGAHAN KENAKALAN ANAK MENURUT ABDULLAH NĀṢIḤ ‘ULWĀN
Total View This Week1
Institusion
Universitas Muhammadiyah Malang
Author
Juliadharma, Minggusta
Subject
BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc 
Datestamp
2016-04-29 02:58:21 
Abstract :
Dewasa ini banyak sekali tantangan yang harus dihadapi dalam pendidikan anak, tidak hanya bagi orang tua, tetapi juga bagi lembaga pendidikan dan Negara dalam menyiapkan sistem pendidikan yang komprehensif dan ideal bagi anak. Akan tetapi ternyata tantangan-tantangan tersebut seakan menjadi bola salju yang semakin membesar sehingga berdampak pada anak, maka dampaknya adalah timbulnya kenakalan pada anak. Bentuk kenakalan anak diantaranya adalah anak suka memberontak, suka mencuri, berbohong, meniru perilaku buruk, suka membangkang, merokok, kecanduan bermain game, kecanduan pornografi, dan segala bentuk yang tergolong tindak kriminal. Abdullah Nāṣiḥ ‘Ulwān yang dikenal sebagai pakar pendidikan Islam memberikan sumbangsih pemikirannya mengenai konsep pencegahan kenakalan anak melalui bererapa bukunya. Alasan dipilihnya beliau dalam penelitian ini karena beliau sangat concern terhadap problematika kenakalan anak, hal itu terbukti akan banyaknya pembahasan beliau tentang masalah kenakalan anak yang tersebar di beberapa bukunya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemikiran Abdullah Nāṣiḥ ‘Ulwān tentang pencegahan kenakalan pada anak secara komprehensif dari berbagai bukunya. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan metode library Research dengan menggunakan bahan-bahan tertulis yang telah dipublikasikan dalam bentuk buku. Sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan analisis deskriptif-kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana. Teknik ini merupakan teknik analisis data yang berhubungan dengan bahasa atau pemakaian bahasa. Bahasa dipandang sebagai alat untuk memahami realitas objektif dan penyampai pernyataan dari subjek. Subjek ini dianggap sebagai faktor sentral dalam kegiatan wacana serta hubungan-hubungan sosialnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsep pencegahan kenakalan anak menurut Nāṣiḥ ‘Ulwān dalam berbagai bukunya, merupakan sebuah konsep tindakan preventif yang dapat menekan timbulnya kenakalan dan penyimpangan perilaku pada anak, didasarkan pada al-QurÂ’an dan hadits. Nāṣiḥ ‘Ulwān juga menyebutkan beberapa pihak yang ikut bertanggung jawab dalam memegang peranannya dalam mencegah kenakalan anak, mereka adalah orang tua, masyarakat, dan Negara. lingkaran pranata sosial inilah yang saling berkaitan dan dapat menentukan arah perilaku anak ke depannya. Secara garis besar, pandangan Nāṣiḥ ‘Ulwān tentang pencegahan kenakalan anak dapat diupayakan dengan memaksimalkan bebarapa metode, yaitu Pengawasan terhadap dampak negatif media massa pada anak dengan metode penanaman prinsip-prinsip Islam, Peran aktif orang tua dalam mengaplikasikan tahapan pendidikan seks bagi anak, Menciptakan hubungan yang harmonis antara bapak dan ibu dengan pemenuhan hak dan kewajiban masing-masing, Melakukan pengawasan terhadap tingkah laku sosial anak dengan metode authoritative Parenting, Jaminan negara terhadap kesejahteraan ekonomi warganya, Orang tua berlaku lemah lembut dan menghindari perlakuan yang buruk terhadap anak, Mengisi waktu luang anak dengan sarana-sarana ‘amaliyat yang bermanfaat, dan Kerja sama orang tua dalam memperhatikan pendidikan anaknya. Kata kunci: Kenakalan Anak, pendidikan 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Malang