DETAIL DOCUMENT
PEMAKNAAN PENONTON TENTANG TAYANGAN "TENDANGAN SI MADUN" (Studi Resepsi Ibu Rumah Tangga dan Anak-anak di Perumahan Griya Permata Meri Kota Mojokerto)
Total View This Week1
Institusion
Universitas Muhammadiyah Malang
Author
Riswandari, Ninuk
Subject
HM Sociology 
Datestamp
2018-03-09 03:50:22 
Abstract :
Tayangan televisi kian hari kian sarat dengan adegan kekerasan baik dalam bentuk fisik maupun psikis bahkan untuk program anak-anak. Termasuk salah satunya adalah tayangan Tendangan Si Madun yang setiap episode selalu ada unsur perkelahian dengan adu tendangan. Kebanyakan orang tua tidak menyadari kebebasan media yang kurang baik tersebut terhadap anak-anak. Mereka hanya ikut menonton tayangan tersebut dan jarang sekali terjadi komunikasi yang berarti untuk membahas tayangan yang sedang di tonton. Akan tetapi anak-anak bukanlah audiens yang sama sekali tidak berdaya. Mereka memiliki kewenangan untuk memilih program tayangan sesuai kesenangan mereka. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba untuk mengetahui pemaknaan penonton tentang tayangan Tendangan Si Madun serta bagaimana ibu-ibu sebagai pendidik dalam keluarga mensosialisasikan nilai-nilai yang diperoleh dari tayangan Tendangan Si Madun tersebut kepada anak-anaknya. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data diperoleh melalu observasi partisipatif dan wawancara terhadap delapan subjek penelitian. Kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis resepsi dan interaksionisme simbolik. Analisis resepsi berfokus pada makna, produksi dan pengalaman khalayak dalam interaksi mereka dengan teks media. Sedangkan interaksionisme simbolik berfokus pada pemaknaan yang dilakukan oleh peneliti setelah berinteraksi dengan para subjek dalam masa observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan ibu-ibu dan anak-anak tentang tayangan Tendangan Si Madun bergerak secara simultan dari satu posisi ke posisi pemaknaan lainnya. Dari posisi dominant hegemonic position untuk nilai-nilai positif, kemudian bergerak pada opositional position untuk nilai-nilai negative dan posisi negosiated untuk realitas jurus-jurus tendangan.Secara keseluruhan pemaknaan ibu-ibu dan anak-anak tersebut memiliki posisi yang sama. Adapun interpretasi tersebut merupakan hasil dari pembelajaran sosial yang diperoleh subjek dari keluarga, teman, dan lingkungan masyarakat sekitarnya. Pengalaman yang berbeda membuat subjek melakukan pemaknaan secara berbeda pula. Setelah mengetahui nilai-nilai social yang terdapat pada Tendangan Si Madun, ibu-ibu mensosialisasikannya kepada anak-anak melalui proses pendampingan ketika menonton televisi dengan berdialog baik secara formal dengan diskusi maupun informal dengan sesekali menyampaikan disesuaikan dengan adegan pada tayangan. Kata kunci: pemaknaan, penonton, reception studies 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Malang