Abstract :
Keyword : Pendidikan Kesehatan, Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), Sikap Masyarakat, Penanganan Korban Kecelakaan Lalu Lintas
ABSTRAK
Sri Sunaringsih Ika Wardojo, SKM.,MPH,
Henik Tri Rahayu S.Kep Ns.,MS
Latar Belakang : Kecelakaan lalu lintas muncul sebagai masalah kesehatan dunia, WHO memperkirakan 1.2 juta orang meninggal setiap tahunnya karena kecelakaan lalu lintas. Masyarakat sebagai saksi pertama dalam kasus kecelakaan lalu lintas memiliki peranan penting dalam perawatan pra-rumah sakit. Namun faktanya, masyarakat sering enggan memberikan pertolongan pertama karena takut melakukan kesalahan, pada hal keterlambatan semenit saja dalam memberikan pertolongan dapat memperparah keadaan korban.
Metode : Desain penelitian ini menggunakan desain experimental research dengan jenis pra-eksperiemen dengan pendekatan one group pre-test post-test design. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2015, subyek dalam penelitian ini adalah 57 responden. Teknik sampling menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian di analisis menggunakan uji McNemar
Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil uji statistic MCnemar menunjukkan bahwa nilai signifikansi p = 0,00 (0,00 < 0,05) sehingga dapat disimpulakan bahwa H1 diterima yaitu pemberian pendidikan kesehatan tentang pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) efektif meningkatkan sikap positif masyarakat dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas.
Kesimpulan :Pemberian pendidikan kesehatan tentang pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) efektif meningkatkan sikap positif masyarakat dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas.