DETAIL DOCUMENT
Hubungan Nilai Budaya Jawa Rukun dan Nrimo dengan Subjective Well- Being Suku Jawa
Total View This Week1
Institusion
Universitas Muhammadiyah Malang
Author
Pambudi, Atur Nanda
Subject
BF Psychology 
Datestamp
2016-11-08 02:38:08 
Abstract :
Keyword : Subjective Well-being, Nilai budaya Jawa, Rukun, Nrimo Abstraksi Subjective well-being merupakan penilaian individu atas hidupnya yang berkaitan dengan kebahagiaan dan kepuasan hidup. Salah satu faktor yang mempengaruhi subjective wellbeing adalah budaya. Budaya dalam penelitian ini yang digunakan adalah budaya Jawa rukun dan nrimo. Dimana kedua nilai budaya ini masih menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari bagi suku Jawa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan nilai budaya Jawa rukun dan nrimo dengan subjective well-being. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik analisis regresi dan jumlah subjek penelitian 371 orang suku Jawa. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara nilai budaya Jawa rukun dan nrimo dengan subjective well-being (R = 0,816; p = 0,000). Jadi, semakin tinggi nilai budaya Jawa rukun dan nrimo maka semakin tinggi tingkat subjective well-being. Nilai budaya Jawa rukun dan nrimo secara simultan memberikan sumbangsih sebesar 66,6% (R2 = 0,666). 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Malang