Abstract :
Keyword : Subjective Well-being, Nilai budaya Jawa, Rukun, Nrimo
Abstraksi
Subjective well-being merupakan penilaian individu atas hidupnya yang berkaitan dengan
kebahagiaan dan kepuasan hidup. Salah satu faktor yang mempengaruhi subjective wellbeing
adalah budaya. Budaya dalam penelitian ini yang digunakan adalah budaya Jawa
rukun dan nrimo. Dimana kedua nilai budaya ini masih menjadi pedoman dalam kehidupan
sehari-hari bagi suku Jawa. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
hubungan nilai budaya Jawa rukun dan nrimo dengan subjective well-being. Adapun metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik
analisis regresi dan jumlah subjek penelitian 371 orang suku Jawa. Hasil penelitian
menunjukkan ada hubungan antara nilai budaya Jawa rukun dan nrimo dengan subjective
well-being (R = 0,816; p = 0,000). Jadi, semakin tinggi nilai budaya Jawa rukun dan nrimo
maka semakin tinggi tingkat subjective well-being. Nilai budaya Jawa rukun dan nrimo
secara simultan memberikan sumbangsih sebesar 66,6% (R2 = 0,666).