Abstract :
Keberagaman merupakan sebuah realitas di lingkungan sekitar siswa yang masih menimbulkan suatu permasalahan jika tidak disikapi dengan toleransi. Sehingga perlu adanya pengintegrasian nilai-nilai pendidikan multikultural seperti demokrasi, pluralisme, dan humanisme pada perencanaan maupun pada pelaksanaan pembelajaran tematik yang dilakukan. Hal tersebut tidak hanya bertujuan agar siswa mudah memahami materi yang dipelajari, akan tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran siswa untuk selalu bersikap demokratis, humanis, dan juga pluralis.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan multikultural yang terdapat di dalam rencana pelaksanaan pembelajaran tematik SDN Punten 01 Batu. (2) mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan multikultural dalam pelaksanaan pembelajaran tematik SDN Punten 01 Batu.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan metode kualitatif yang menggambarkan fenomena yang terjadi sebagaiman adanya. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV B SDN Punten 01 Batu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kegiatan analisis data yang digunakan yaitu mengumpulkan data, mereduksi, menyajikan data dan menarik kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai-nilai pendidikan multi-kultural yang mencakup nilai demokrasi, pluralisme, dan humanisme terdapat pada semua komponen RPP yang disusun oleh guru, yakni tema, subtema, kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan, materi, alat, media, sumber belajar, langkah-langkah pembelajaran dan penilaian. (2) nilai-nilai pendidikan multikultural yang mencakup nilai demokrasi, pluralisme, dan humanisme terdapat pada kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup, nilai tersebut terlihat pada materi, pendekatan, metode, sumber belajar, sikap guru, sikap siswa dan pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru.
Sesuai hasil penelitian tersebut, maka saran yang diberikan yaitu guru dapat menggunakan media audio visual untuk memudahkan siswa dalam memahami nilai-nilai pendidikan multikultural yang terdapat dalam pembelajaran tematik yang dilakukan. Selain itu, guru juga dapat menggunakan cerita-cerita tentang keberagaman yang ada di lingkungan sekitar untuk menanamkan sikap demokratis, pluralis, dan humanis pada diri siswa.