Abstract :
Buah pepaya (Carica papaya L.) merupakan jenis buah-buahan yang terdapat hampir di
seluruh Indonesia dan merupakan buah yang banyak diusahakan petani dan dikonsumsi
masyarakat karena memiliki rasa yang enak, nilai gizi yang tinggi dan harganya relatif
murah.
Buah pepaya memiliki daya simpan yang relatif rendah bila tidak diolah lebih lanjut. Salah
satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah, mengatasi produksi yang berlimpah dan
memperpanjang daya simpan pepaya maka dilakukan pengolahan menjadi produk kering,
yaitu keripik pepaya. Keripik merupakan irisan kering buah atau umbi melalui
penggorengan di dalam minyak. Tingkat kematangan buah pepaya saat dipanen memiliki
arti penting karena akan mempengaruhi mutu keripik yang dihasilkan. Adapun tekstur
produk hasil pengeringan dapat diperbaiki dengan melakukan perendaman bahan dalam
garam kalsium. Kalsium khlorida (CaCl2) termasuk bahan pengeras atau “firming agentâ€
untuk buah dan sayuran.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama simpan buah dan lama
perendaman dalam larutan CaCl2 terhadap kualitas keripik pepaya. Metode penelitian yang
digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari 2 faktor
dengan 3 kali ulangan. Faktor I : lama simpan pepaya (0, 1 dan 2 hari setelah petik),
Faktor II : lama perendaman dalam larutan CaCl2 (0, 40 dan 80 menit) sehingga diperoleh
9 kombinasi perlakuan. Parameter pengamatan proses pembuatan keripik pepaya meliputi
analisa kadar air, gula reduksi, total karoten, rendemen dan uji organoleptik yang meliputi
warna, kerenyahan, kenampakan dan rasa.
g/g, gula reduksi 11,38%, rendemen 21,29%, skor kerenyahan 3,73 (cenderung renyah),
skor warna 4,00 (suka), skor rasa 3,47 (agak manis), skor kenampakan 4,07
(menarik).ïHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara lama simpan
buah dan lama perendaman dalam larutan CaCl2 terhadap kadar air, total karoten, gula
reduksi, kenampakan, warna dan kerenyahan. Perlakuan keripik pepaya terbaik terdapat
pada produk keripik pepaya dengan lama simpan 2 hari setelah petik dengan lama
perendaman dalam larutan CaCl2 40 menit dengan nilai kadar air 3,4%, total karoten
140,82.