Abstract :
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: adakah hubungan perilaku
antisosial dengan kecanduan game online pada siswa kelas XII IPS 1 di SMA
Negeri 1 Trimurjo Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022?. Tujuan dalam
penelitian ini adalah: untuk mengetahui apakah ada hubungan perilaku antisosial
dengan kecanduan game online pada peserta didik di SMA Negeri 1 Trimurjo
Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022.
Berdasarkan hasil prasurvei pada tanggal 26?27 Juli 2021 ditemukan,
bahwasannya diketahui rata-rata peserta didik kelas XII memainkan game online,
bahkan beberapa diantaranya dapat dikatakan sudah kecanduan dengan game
online. Banyak peserta didik yang tidak dapat mengatur waktunya dengan baik,
bahkan ada beberapa peserta didik yang pasif di dalam kelompok seperti di kelas,
acuh atau tidak peduli dengan lingkungan sosialnya, mudah tersinggung bahkan
temperamental dengan orang lain.
Penelitian yang dilakukan desain kuantitatif dengan jenis korelasi atau
hubungan. Populasi dalam penelitian ini menggunakan seluruh peserta didik kelas
XII IPS yaitu berjumlah 122 peserta didik. Sampel yang digunakan dalam
penelitian berjumlah 30 peserta didik. Teknik yang digunakan dalam pengambilan
sampel yaitu cluster random sampling. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan
data menggunakan skala likert perilaku antisosial dan skala likert kecanduan game
online. Instrumen skala sebelum disebarkan, sudah diuji validitasnya kepada
dosen ahli, dan sudah uji validitas dan reliabilitas menggunakan bantuan program
SPSS versi 21. Setelah mendapatkan data, selanjutnya data dihitung uji normalitas
dengan rumus Kolmogorov-Sminorv dan uji hipotesis dengan rumus Pearson
Prouct Moment menggunakan bantuan SPSS V.21.
Kesimpulan hasil penelitian ini berdasarkan hasil perhitungan SPSS V.21
dengan rumus pearson product moment, diketahui nilai koefisien korelasi (r) antara
variabel kecanduan game online (X) dengan variabel perilaku antisosial (Y) adalah
sebesar 0,798. Selanjutnya dilakukan pengujian koefisien determinasi (R2),
diketahui hasil perhitungan koefisien determinasi didapatkan R2 sebesar 0,6368
hal ini berarti 63,68% perilaku antisosial peserta didik kelas XII IPS 1 SMA Negeri
Trimurjo dipengaruhi oleh variabel kecanduan game online (X), sedangkan
sisanya yaitu 36,32% perilaku antisosial peserta didik kelas XII IPS 1 SMA Negeri
Trimurjo dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak dimasukan ke dalam
penelitian ini. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan
antara variabel kecanduan game online dengan variabel perilaku antisosial