Abstract :
Media pembelajaran dapat dipahami sebagai segala sesuatu yang dapat
menyampaikan atau menyalurkan pesan dari suatu sumber secara terencana
dan tepat guna, sehingga tercipta lingkungan yang kondusif dimana penerimanya
dapat melakukan kegiatan belajar secara efektif dan efisien. Hasil wawancara
pra survei di SMA Negeri 1 Pekalongan, dapat disimpulkan terdapat masalah
pada saat perubahan dari pembelajaran yang dilakukan daring ke luring, media
pembelajaran yang digunakan pada saat daring dan luring terkesan kurang
variatif sehingga peserta didik mudah bosan dan sulit memahami dari materi
yang disampaikan. Dari masalah tersebut peneliti menginovasi mengembangkan
media pembelajaran dengan kartu UNO. Tujuan dari pengembangan produk ini
adalah untuk menghasilkan media pembelajaran pembelajaran kartu UNO pada
materi pendapatan nasional yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan
metode penelitian dan pengembangan atau sering disebut Research and
Development (R&D). Model yang digunakan adalah pengembangan model 4-D.
Model pengembangan 4-D terdiri atas 4 tahap utama yaitu: Define
(Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan
Disseminate (Penyebaran). Hasil penilaian validasi ahli dan respon peserta didik
terhadap media pembelajaran kartu UNO menunjukkan bahwa pada validasi ahli
memperoleh persentase sebesar 90,7% dengan ktiteria ?sangat layak?. Pada
validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 93% dengan ktiteria ?sangat
layak?. Pada respon peserta didik memperoleh persentase sebesar 94% dengan
kriteria ?sangat baik?. Berdasarkan rekapitulasi tersebut dapat disimpulkan bahwa
media pembelajaran kartu UNO pada materi pendapatan nasional kelas XI di
SMA Negeri 1 Pekalongan tahun ajaran 2021/2022 sangat layak dan praktis
dalam proses pembelajaran.