Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tingkat kerusakan produk
secara keseluruhan masih dalam batas tolerir, jenis kerusakan produk dan
berapa persentasenya, serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi
kerusakan produk selama tahun 2020 pada Usaha Oncom Bapak Eko Di Desa
Raman Aji Lampung Timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian
kuantitatif. Penelitian ini mengunakan metode Statistical Quality Control (SQC)
dengan alat bantu yaitu (1) Control Chart, (2) Pareto, (3) Fishbone. Hasil
penelitian ini adalah secara keseluruhan tingkat kerusakan produk yang terjadi
selama tahun 2020 pada Usaha Oncom Bapak Eko Di Desa Raman Aji Lampung
Timur masih dalam batas tolerir dengan nilai rata-rata kerusakan produk sebesar
4,54%, UCL sebesar 8,25%, dan LCL sebesar 0,84%. Jenis kerusakan produk
adalah warna (jamur tidak merata dengan sempurna) dengan persentase 62%,
bentuk dan ukuran dengan persentase 25%, serta tekstur terlalu lunak dengan
persentase 13%. Faktor-faktor yang mempengaruhi kerusakan produk oncom
adalah tenaga kerja yang kurang teliti dan kurang terlatih, bahan baku yang tidak
baik dalam pengecekannya, peralatan yang sudah tidak standar lagi untuk
digunakan dan kurang perawatan, kondisi lingkungan yang kurang bersih dan
adanya asap hasil dari pembakaran serta metode pencetakan dan produksi
oncom yang masih dilakukan oleh tenaga manusia.