Abstract :
ABSTRAK
Absari 2021. Pengaruh Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja
Pegawai Di Kantor Sekretariat DPRD Lampung Tengah. Program Studi
Magister Manajemen, Universitas Muhammadiyah Metro. Pembimbing: (1)
Suharto. Pembimbing (2) M. Ihsan Dacholfany.
Pemberian motivasi sangat penting dalam setiap perusahaan. Pegawai
yang mempunyai motivasi kerja yang tinggi akan dapat mendorong pegawai
tersebut bekerja lebih semangat serta dapat memberikan kontribusi positif
terhadap pekerjaan yang telah menjadi tanggungjawabnya. Motivasi kerja
dalah sesuatu yang menimbulkan dorongan atau semangat kerja atau dengan
kata lain pendorong semangat kerja . Disiplin merupakan tindakan manajemen
untuk mendorong para anggota organisasi memenuhi tuntutan berbagai
ketentuan yang harus ditaati oleh pegawai. Pendisiplinan pegawai adalah suatu
bentuk pelatihan yang berusaha memperbaiki dan membentuk pengetahuan,
sikap dan perilaku pegawai sehingga para pegawai dapat bekerja secara
kooperatif dengan pegawai yang lain serta meningkatkan prestasi kerjanya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan
disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. metode kuantitatif korelasi karena data
penelitian ini berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik dan
mencari hubungan antar variabel.
Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Sekretariat DPRD Lampung Tengah
dengan jumlah responden yaitu 53 pegawai. Adapun teknik pengambilan
sampel menggunakan propotional random sampling dan didukung dengan
teknik analisis data menggunakan program SPSS.
Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dari 53 sampel tentang pengaruh
motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dapat ditarik
kesimpulan bahwa Dari hasil uji F menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan
fasilitas secara bersama-sama. Hal ini dapat dilihat dari tabel hasil uji F dengan
perhitungan yaitu Fhitung sebesar 74,289 > Ftabel 3,18. Hasil uji t bahwa
pelayanan (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pasien. Hal
ini dapat dilihat dari tabel uji t dengan perhitungan thitung sebesar 751 > 1,99.
Hasil uji t bahwa fasilitas (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap
kepuasan pasien. Hal ini dapat dilihat dari tabel uji t dengan perhitungan thitung
sebesar 11,888 > 1,99. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa
motivasi kerja dan disiplin kerja memiliki pengaruh terhadap kepuasan pasien
sebesar 75% dan sisanya 25% dipengaruuhi variabel lain yang tidak dibahas
pada penelitian ini.
Dari analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja dan disiplin kerja
berpengaruh langsung terhadap kinerja pegawai.
Kata Kunci: motivasi kerja, disiplin kerja, kinerja pegawai