Abstract :
Menulis merupakan kemampuan dasar wajib dimiliki bagi peserta didik, dan telah
diajarkan dari jenjang pendidikan dasar bahkan pra sekolah. Kemampuan
menulis yang kurang maksimal dapat mempengaruhi pola belajar dan dapat
menghambat proses perkembangan peserta didik dalam pendidikan. Penelitian
ini memiliki tujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan hasil
layanan bimbingan konseling oleh guru Bimbingan dan Konselin dalam rangka
meningkatkan keterampilan menulis pada peserta didik di SLB Negeri Metro.
Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif untuk menggambarkan lebih
jelas terkait perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi bimbingan dan konseling.
Lokasi penelitian ini di SLB Wiyata Dharma dengan narasumber adalah guru
Bimbingan dan Konseling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah
wawancaradan observasi. Analisis data menggunakan analisis data induktif yang
terdiri dari tahapan pengumpulan data, pemilahan data, penyajian, dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan yang
dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling terkait dengan meningkatkan
kemmapuan menulis adalah dengan melakukan asssesment terlebih dahulu.
Guru menganalisis kebutuhan peserta didik dan menentukan subjek layanan.
Kemudian guru membuat program dan satuan layanan sehingga proses
pelaksaan nantinya dapat optimal. Langkah selanjutnya adalah melakukan
bimbingan dimana guru memberikan latihan intensif kepada peserta didik yang
belum dapat menulis huruf maupun menyusun kalimat. Hasil yang dicapa dalam
pelaksanaan konseling ini adalah peserta didik dapat menulis huruf dengan baik,
dan mulai dapat menyusun kalimat dengan tepat berdasarkan ejaan yang
disempurnakan.