Abstract :
Definisi Gangguan spektrum autisme (ASD) adalah gangguan
perkembangan saraf yang ditandai dengan defisit dalam komunikasi sosial dan
adanya minat terbatas dan perilaku berulang . Bina diri mengacu pada kegiatan
yag bersifat pribadi tetapi memiliki dampak dan berkaitan dengan Human
Relationship. Applied Behavior Analysis (ABA) adalah ilmu yang menerapkan
prinsip-prinsip yang diperoleh secara eksperimental perilaku sosial untuk
meningkatkan perilaku yang signifikan. Penelitian yang dilakukan desain
kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data terdiri dari
wawancara dan observasi. Analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi
data, penyajian data dan verivikasi. Pengecekan keabsahan data dengan
menggunakan triangulasi metode dan waktu. Hasil penelitian dapat
disimpulkan: (1) Pada tahap perencanaan metode Applied Behavior Analysis
dalam mengembangkan kemampuan bina diri anak Autism Spectrum Disorder
yaitu melakukan need-asessment. Didalam need-asesment dilakukan
identifikasi yaitu melakukan skrining selama 1-2 minggu dengan melakukan
interview kepada orang tua, observasi kepada anak dan dibantu dengan tes
yaitu CARS (Chilhood Autism Rating Scale) dan M-CHAT. Penegakan
diagnosis dan memberikan program khusus yaitu Applied Behavior Analysis
(ABA). (2) Pada tahap pelaksanaan metode Applied Behavior Analysis dalam
mengembangkan kemampuan bina diri anak Autism Spectrum Disorser (ASD)
Terapi ABA dengan menggunakan teknik yaitu Dicrete Trial Trining (DTT) dari
instruksi, Promt, feedback dan renforcement. (3) Hasil pelaksanaan metode
ABA yaitu terdapat anak autis yang sudah memiliki kemampuan bina diri yang
baik, seperti O, K, H dan D. (5) Evaluasi yang dilakukan oleh psikolog dilakukan
selama pertiga bulan sekali dengan berdasarkan catatan dari guru kemudian
diberikan kepada psikolog tentang kemampuan anak yang sudah menunukan
progres atau kemajuan setelah itu disinkronkan dengan program khusus yang
diberikan.