Abstract :
Pengawasan mutu selama proses produksi sangat perlu dilakukan untuk
mengetahui tingkat mutu produk yang diproses dan tindakan yang perlu
dilakukan apabila terjadi penyimpangan, perubahan, atau kontaminasi pada
produk selama pengolahan. Sistem pengawasan kualitas yang dilakukan pada
PT. Gunung Sugih di Bumi Ratu Nuban Kabupaten Lampung Tengah masih
kurang karena selama ini hanya satu orang karyawan yang bertugas sebagai
bagian quality control serta peralatan yang masih kurang dan belum adanya
laboratorium pengecekan kualitas mutu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk:
1) untuk mengetahui apakah tingkat kerusakan produk masih dalam batas
toleransi, 2) untuk mengetahui jenis dan jumlah kerusakan apa yang paling
banyak dan urutan dari jenis kerusakan yang terjadi, dan 3) untuk mengetahui
faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kerusakan produk tepung tapioka.