Abstract :
Rumusan masalah penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan layanan
bimbingan kelompok dengan mind mapping untuk mengatasi self regulated
learning. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil dari pelaksanaan layanan
bimbingan kelompok terhadap masalah self regulated learning (SRL) dengan
menggunakan teknik mind mapping. Self Regulated Learning (SRL) yaitu
regulasi diri dalam belajar yang merupakan suatu usaha atau kemampuan yang
menuntut peserta didik untuk belajar aktif dalam memonitoring atau mengatur
dan mengarahkan pemahaman, motivasi dan perilaku minat dalam kegiatan
belajar. Teknik mind mapping atau peta pikiran ini merupakan sebuah metode
untuk mendorong peserta didik mengaktifkan sistem otak dengan menuangkan
ide, teknik mind mapping akan mempermudahkan untuk meringkas dan
menyimpulkan suatu materi dalam menelaah suatu materi pembelajaraan secara
singkat dan jelas. Layanan bimbingan kelompok merupakan program guru
bimbingan dan konseling untuk membantu peserta didik mengentaskan masalah
dalam mengembangkan pemahaman. Teknik pada pengumpulan data dari
penelitian ini yaitu teknik kualitatif deskriprif dengan melaksanakan wawancara
dan observasi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Kemampuan
self regulated learning termasuk dalam kategori rendah seperti: minat belajar
yang kurang, kesulitan dalam mendiagnosa kebutuhan untuk belajar, kurangnya
manajemen waktu belajar yang baik (2) Tahap pelaksanaan layanan bimbingan
kelompok menggunakan empat tahapan yaitu: tahap pembukaan, tahap
peralihan, tahap kegiatan, dan tahap pengakhiran (3) Hasil dari pelaksanaan
layanan bimbingan kelompok peserta didik mampu menciptakan lingkungan
belajar yang baik dengan teman sejawat kemudian mampu mempersiapkan
lingkungan yang siap belajar dengan baik dengan melaksanakan belajar
kelompok.