Abstract :
Persaingan yang ketat dalam industri telekomunikasi seluler, khususnya
produk prabayar 4G LTE menyebabkan operator berlomba adu strategi untuk
merebut hati pelanggan, tidak hanya melakukan penetrasi pasar tetapi juga
meningkatkan layanan dalam hal: luasnya jaringan, kualitas jaringan, inovasi
produk, pelayanana pelanggan dan tarif kompetetif. Hal ini akan memberikan
harapan kepada pelanggan, namun apa yang diterima belum tentu sesuai
dengan harapan. Sebagian dari masyarakat Desa Gondang Rejo Kecamatan
Pekalongan adalah pengguna kartu Indosat Ooredoo, yang mempunyai harpan
terhadap kualitas kartu indosat.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah ada gap antara
harapan dan kinerja pelanggan terhadap kualitas kartu Indosat Ooredoo pada
masyarakat Desa Gondang Rejo Kecamatan Pekalongan Lampung Timur.
Penulis menarik hipotesis bahwa ada gap antara harapan dan kinerja pelanggan
terhadap kualitas kartu Indosat Ooredoo pada masyarakat Desa Gondang Rejo,
serta harapan melebihi kinerja.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode analasis gap/kuadran.
Data yang digunakan adalah data kuisioner dan data dokumentasi. Penelitian
mengunakan 44 orang responden sebagai sempel. Penelitian ini didukung oleh
teori produk, kualitas kualitas, teori gap, teori harapan, teori kinerja, uraian teoritis
dan jurnal tentang harapan dan kinerja.
Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan untuk kualitas
kartu Indosat Ooredoo, ,Masih terdapat gap antara harapan dan kinerja terhadap
kualitas kartu Indosat Ooredoo.Tingkat kepuasan konsumen relatif lebih tinggi
terhadap kartu Indosat namun kinerja masih banyak yang tidak sesuai harapan
konsumen.