Abstract :
Tanah berfungsi untuk mendukung suatu kontruksi seperti pondasi
bangunan dan pekerjaan pekerasan jalan. Sejalan dengan lajunya pembangunan
pada daerah tanah lempung menimbulkan banyak masalah bagi konstruksi yang
akan dibangunan, oleh karena itu penyelidikan dan penelitian memadai untuk
mengetahui karakteristik serta perilaku tanah lempung perlu banyak dilakukan.
Stabilisasi dengan menggunakan bahan tambah bertujuan untuk memperbaiki
sifat-sifat teknis tanah, dengan cara mencampur tanah dengan menggunakan
bahan tambah dengan perbandingan tertentu. Dari pengujian pemadatan tanah
asli yang telah dilakukan didapatkan kadar air optimumnya (OMC) sebesar
11.06% dan berat isi keringnya (?dmax) sebesar 1,99 gr/cm
3
. Setelah ditambahkan
zat additive berupa cornice adhesive dan pasir #100 kadar air optimum dan berat
isi keringnya semakin meningkat, terutama pada campuran cornice adhesive dan
pasir #100 sebanyak 10% yang didapatkan nilai kadar air optimumnya 38,18%
dan berat isi keringnya 1,15 gr/cm
3
. Untuk pengujian CBR tanah dengan
meningkatkan persentase zat additive dan kadar air yang tepat maka akan
semakin baik pula nilai CBR yang didapat. Pada penelitian ini didapatkan nilai
CBR optimum tanah asli sebesar 2.10%, dan nilai CBR optimum pada campuran
10% cornice adhesive dan pasir #100 sebesar 6,03% dimana nilai tersebut
sudah memenuhi syarat dari Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018.