Abstract :
Masalah dalam penelitian yaitu menentukan kestabilan suhu dan kelembapan
antara kolam ikan pada dataran rendah dan dataran rendah. Penetian ini
bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh ketinggian permukaan laut (dpl) suatu
daerah terhadap kestabilan suhu dan kelembapan kolam ikan air tawar. (2)
hubungan ketinggian permukaan laut terhadap suhu dan kelembapan kolam
ikan. (3) hasil penelitian dari pengaruh ketinggian permukaan laut (dpl) terhadap
kestabilan suhu dan kelembapan kolam ikan air tawar berupa Book Chapter
untuk sumber belajar. Jenis penelitian merupakan penelitian ekperimen dan
penelitian ini menggunakan dua buah kolam untuk pengambilan data yaitu kolam
pada dataran rendah dan dataran tinggi. Alat yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu thermometer, hygrometer dan altimeter. Penelitian pada dataran rendah di
desa pekalongan, kecamatan pekalongan memiliki ketinggian diatas permukaan
laut sebesar 50 mdpl dan dataran tinggi di desa waspada kecamatan sekincau
memiliki ketinggian diatas permukaan laut sebesar 1.142 mdp. Hasil dari
kestabilan suhu kolam ikan dataran rendah berada di antara 27,1?33,0ºC suhu
kolam ikan dataran tinggi berada di antara 21,6?25,9ºC. Kestabilan kelembapan
kolam ikan dataran tinggi berada di antara 38?87% kelembapan kolam ikan
dataran tinggi berada di 21-84%. Perbedaan kestabilan suhu dan kelembapan
terjadi pada kolam ikan pada dataran rendah dan kolam ikan pada dataran tinggi
maka dari itu suhu dan kelembapan kolam ikan dataran tinggi lebih ideal dari
pada kolam ikan dataran rendah. Pergerakan ikan dalam kolam dataran rendah
tergolong cepat dan sering bergerak. Pergerakan ikan dalam kolam dataran
tinggi tergolong lambat dan ikan sering ke atas permukaan air untuk mencari
oksigen.