Abstract :
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan penyesuaian sosial pada remaja yang keluarganya tidak utuh di Kota Metro. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh
remaja yang mengalami keluarga tidak utuh di Kota Metro Tahun 2021.
Sampel diambil dari keseluruhan populasi yang berjumlah 80 orang.
Instrumen dalam penelitian ini menggunakan skala psikologi. Adapun penskoran menggunakan skala likert. Analisis data menggunakan uji korelasi sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS versi 20.0. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perolehan data kemampuan resiliensi dan penyesuaian sosial pada remaja maka diperoleh rata-rata skor resiliensi yang diperoleh remaja yang keluarganya mengalami broken
hoome adalah 140 yang menunjukkan kategori sedang. Kemudian pada variabel penyesuaian sosial berdasarkan skor rata-rata kuisioner diperoleh rata-rata sebesar 156,4 pada kategori tinggi. Nilai signifikansi p < 0,05 yang berarti bahwa ada hubungan Reseliensi Remaja dengan penyesuaian sosial Remaja yang berasal dari keluarga tidak utuh di Kota Metro. Sumbangan efektif hubungan resiliensi dengan penyesuaian social berdasarkan penelitian ini adalah 50,7%.