Abstract :
Limbah cair sawit yang selalu menjadi permasalahan disetiap pabrik pengolahan kelapa sawit, banyaknya limbah terkadang susah untuk ditampung apalagi limbah sawit memiliki bau yang sangat menyengat. Penelitian ini akan mengatasi masalah limbah cair sawit yang dijadikan pupuk organik cair dengan
memanfaatkan dari starter pumakkal. Dalam penelitian ini terdapat 5 perlakuan dan 1 kontrol, masing-masing 5 kali ulangan. Perlakuan 1 menggunakan 3 isolat bakteri, perlakuan 2 menggunakan 6 isolat bakteri, perlakuan 3 menggunakan 9
isolat bakteri, perlakuan 4 menggunakan 12 isolat bakteri dan perlakuan 5 menggunakan 15 perlakuan bakteri. Hasil penelitian menunjukan pada tahap pertama bahwa kadar N, P, dan K tertinggi terdapat pada P5 dengan N (0,1771)
P (0,7615) dan K (1,526) dengan standar mutu 2-6 dan juga belum memenuhi standar sedangkan pada penelitian taham kedua diperoleh nilai rata-rata N (0,1805) P (0,726) dan K (1,556). Untuk kadar C-Organik memiliki standar mutu
(minimum 10) dengan nilai yang didapatkan (9,2) pada perlakuan P1, jadi untuk nilai C-Organik belum memenuhi SNI. Untuk kadar Rasio C/N memiliki standar mutu (?25) dengan nilai yang didapakan (3,9) pada perlakuan P5 yang paling
kecil, dibandingkan perlakuan yang lain, jadi untuk Rasio C/N melebihi SNI.
Untuk pH memiliki standar mutu (4-9) dengan nilai yang didapat (6,296) pada perlakuan P5, jadi untu pH sudah memenuhi SNI.