Abstract :
Masalah pemerataan pembangunan terletak di desa, menjadikan desa
sebagai ujung tombak pembangunan di Indonesia. Hal tersebut membuat
pemerintah terus berupaya untuk mendorong perekonomian desa dengan
menyalurkan Dana Desa dan program pengembangan Badan Usaha Milik Desa
(BUMDes). Keberhasilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sangat ditentukan
oleh strategi yang ditempuh oleh para pengelola atau pengurus BUMDes.
Namun fenomena yang terjadi saat ini adalah BUMDes belum berkontribusi
secara optimal dalam menggerakkan perekonomian desa. Permasalahan di
BUMDes Taman Endah belum berkembang sesuai rencana. Beberapa unit
usaha yang dikelola kurang berkembang dan tanggung jawabnya tidak jelas,
serta terkesan pengelolaan keuangan BUMDes tidak transparan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis aspek finansial dan non
finansial pengembangan usaha masyarakat melalui BUMDes, BUMDes, Desa
Taman Endah, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur.