Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi oleh keberadaan limbah sawit yang jika tidak
dimanfaatkan dapat menganggu keseimbangan lingkungan, sehingga perlu
upaya untuk menangani limbah secara efisien yaitu dengan memanfaatkan
bakteri indigen LCN sebagai pendegradasi zat organic yang ada pada limbah
sawit sehingga limbah sawit kaya nutrisi dan dapat digunakan sebagai pupuk
organic untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman. Selain itu yang melatar
belakangi penelitian ini adalah status tumbuhan gaharu sebagai tumbuhan
langka yang patut untuk dilestarikan karena kaya manfaat. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi Pupuk Cair Limbah Sawit (PCLS)
dan Pukuk Kompos Limbah Sawit (PKLS) terhadap pertumbuhan tanaman
gaharu (Aquilaria malaccensis) serta Mengetahui PCLS dan PKLS yang terbaik
untuk pertumbuhan tanaman gaharu (Aquilaria malaccensis) dan dapat
menghasilkan produk berupa e modul praktikum yang dapat digunakan sebagai
panduan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Jenis penelitian ini adalah
eksperimen, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 5 perlakuan dan 1
kontrol dengan masing-masing 5 ulangan. Uji hpotesis menggunakan two way
anova dengan prasarat uji normalitas dan homogenitas dan di peroleh nilai
probabilitas/ sig < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima artinya ada
pengaruh variasi pupuk kompos dan pupuk cair limbah sawit terhadap
pertumbuhan gaharu. Dan variasi isolat P1, P2, P3, P4, P5 menunjukkan
pengaruh yang berbeda pada pertumbuhan tanaman gaharu sehingga hipotesis
kedua bahwa P5 memberikan pengaruh paling baik pada tumbuhan
ditolak.produk penelitian ini berupa e modul yang dapat dimanfaatkan sebagai
panduan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran pada fase F
khususnya materi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan.