Abstract :
ABSTRAK
Pelaksanaan pembelajaran saat ini menuntut peserta didik untuk dapat
menghubungkan pengetahuan dan keterampilan melalui aktivitas pembelajaran di
kelas. Namun salah satu kendalanya yaitu masih sedikit bahan ajar atau media
pembelajaran yang dapat menunjang pembelajaran tersebut. Sehingga penelitian
ini bertujuan untuk mengembangkan modul fisika yang sesuai dengan kebutuhan
sekolah saat ini, mengetahui kelayakan modul fisika berbasis masalah
berimplementasi pada project, mengetahui efektivitas modul berbasis masalah
berimplementasi pada project terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik,
dan mengetahui efektivitas modul berbasis masalah berimplementasai pada
project terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Metode penelitian yang
digunakan adalah R&D (Reserch and Development) dengan model penelitian
pengembangan ADDIE yang mana terdapat lima tahapan pengembangan
meliputi: analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Data
penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar angket validasi, angket
respon pengguna, soal tes, dan lembar observasi. Kelayakan modul fisika berbasis
masalah berimplementasi pada project pada materi pemanasan global secara
keseluruhan dikategorikan sangat layak dengan presentase sebesar 85,48% yang
terdiri dari presentase validasi ahli media sebesar 80,06%, validasi ahli materi
86,97%, dan respon pengguna sebesar 83,43%. Modul fisika berbasis masalah
berimplementasi pada project cukup efektif digunakan dalam pembelajaran
dengan presentase sebesar 67% terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik
dan presentase 62% terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
Kata Kunci: Berbasis masalah, Modul, Pengembangan, Project