Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerusakan produk, jenis
kerusakan produk,dan faktor-faktor yang mempengaruhi kerusakan produk
padaHome Industry Keripik Tunas Kota Metro. Jenis penelitian ini adalah studi
kasus secara deskriptif kualitatif meliputi kegiatan pengendalian intern dengan
menggunakan data sekunder dan primer secara kepustakaan dan lapangan
dengan metode Statistical Quality Control (SQC) sertacontrol chart, diagram
pareto, dan diagram tulang ikan. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa tingkat
kerusakan yang terjadi selama tahun 2021 pada Keripik Tunas Kota Metro masih
dalam batas tolerir.Jenis kerusakan produk adalah warna (gosong tidak golden
brown) dengan persentase 62%, bentuk dan ukuran terpotong dengan
persentase 13%, serta tekstur tidak renyah dengan persentase 25%. Faktorfaktor
yang mempengaruhi kerusakan produk keripik adalah tenaga kerja yang
kurang teliti dan kurang terlatih, bahan baku yang tidak baik dalam
pengecekannya, peralatan yang sudah tidak standar lagi untuk digunakan dan
kurang perawatan, kondisi lingkungan yang kurang bersih, serta metode
pencetakan dan produksi keripik yang masih dilakukan oleh tenaga manusia.