Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui pengaruh campuran limbah ampas
teh, ampas kopi dan kulit nanas terhadap pertumbuhan tanaman kangkung darat
(Ipomoea reptans Poir) dengan media hidroponik sederhana, (2) Mengetahui
dosis berapa dari campuran limbah ampas teh, ampas kopi dan kulit nanas yang
memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan tanaman kangkung darat
(Ipomoea reptans Poir) dengan media hidroponik sederhana, (3) Mengetahui
hasil penelitian dapat digunakan sebagai bahan ajar biologi berupa LKPD. Jenis
penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan metode
eksperimen dan teknik sampling nonprobabilitas. Penelitian ini menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL), menerapkan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan
dengan P0 (Air sebanyak 250 ml), P1 (POC 250 ml), P2 (POC 200 ml+50 ml air),
P3 (POC 150 ml+100 ml air). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan
bahwa terjadi pertambahan tinggi dan jumlah helai daun pada tanaman
kangkung darat (Ipomoea reptans Poir). Dengan hasil penelitian tinggi tanaman
yang terbaik yaitu pada P3= 20,33 cm dan untuk hasil helaian daun yang terbaik
yaitu pada P3= 14 helai. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan ajar
biologi berupa LKPD pada materi pertumbuhan dan perkembangan untuk SMA
kelas XII. Hasil validasi sumber belajar oleh ahli materi, ahli desain dan ahli
bahasa disimpulkan bahwa LKPD layak digunakan sebagai sumber belajar
dengan skor rata-rata ahli materi 100%, ahli desain 80% dan ahli bahasa 90%.
Kata Kunci: Kangkung Darat, Ampas Teh, Ampas Kopi, Kulit Nanas, Bahan Ajar.