Abstract :
Berdasarkan data World Instant Noodles Association (WINA), konsumsi
mie instan di Indonesia sebesar 13,27 miliar porsi pada 2021. Jumlah itu menjadi
yang terbesar kedua setelah China/Hong Kong. Mie instan sangat disukai oleh
masyarakat Indonesia karena mudah dalam memasaknya dan penyajiannya. Mie
instan mempunyai jenis rasa yang sangat disukai oleh masyarakat Indonesia.
Mie instan juga memiliki harga yang murah, sehingga dapat dijangkau oleh
masyarakat. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu untuk mengetahui apakah
harga berpengaruh terhadap citra merek. Untuk mengetahui apakah cita rasa
berpengaruh terhadap citra merek. Untuk mengetahui apakah harga
berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Untuk mengetahui apakah cita rasa
berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Untuk mengetahui apakah harga
dan cita rasa berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan citra merek
sebagai variabel intervening. Sampel penelitian ini adalah Mahasiswa
Manajemen Angkatan 2019 Universitas Muhammadiyah Metro sebanyak 58
mahaiswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan analisis data
menggunakan Uji validitas, Uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, uji
linieritas keberartian regresi, dan Analisis jalur dengan menggunakan program
(SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga dan cita rasa berpengaruh
positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, harga dan cita rasa
berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek, serta harga dan cita rasa
berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan citra
merek sebagai variabel intervening.