Abstract :
Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan dalam ritual adat ritual lingkup
keluarga yang mencakup pernikahan, kehamilan,melahirkan, kematian, ritual
kemasyarakatan yang mencakup nebar beih, membangun rumah, memotong gigi,
ritual peribadahan galungan, kuningan, nyepi, purnama, yajna, tri sadyana,
saraswati oleh masyarakat Bali Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung
Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah gabungan antara metode
kualitatif dan kuantitatif. Sampel diambil menggunakan teknik snowball sampling dan
purposive sampling. Wawancara dilakukan pada 24 narasumber yang merupakan 4
tokoh adat dan 2 masyarakat Bali. Hasil penelitian memperoleh tumbuhan yang
digunakan dalam ritual adat masyarakat Bali yang mencakup 4 Banten, yaitu banten
pejati, banten daksine, banten kewangen, banten canang, banten sagehan.
Terdapat tiga faktor yang menyebabkan terjadinya degradasi yaitu faktor internal,
eksternal, dan etnobotani.