Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini membahas tentang kesalahan menyelesaikan masalah
teorema pythagoras berdasarkan teori polya ditinjau dari gaya kognitif siswa
kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Trimurjo. Tujuan dari penelitian ini: 1) Untuk
mendeskripsikan penyebab kesalahan yang dilakukan siswa dengan gaya
kognitif reflektif dalam menyelesaikan soal teorema pythagoras berdasarkan teori
polya, 2) Untuk mendeskripsikan penyebab kesalahan yang dilakukan siswa
dengan gaya kognitif impulsif dalam menyelesaikan soal teorema pythagoras
berdasarkan teori polya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif.
Subjek penelitian adalah peserta didik kelas 8 SMP Muhammadiyah 1 Trimurjo
tahun pelajaran 2022/2023. Pengambilan subjek menggunakan purposive
sampling, dipilih 4 subjek penelitian dengan 2 subjek memiliki gaya kognitif
reflektif dan 2 subjek memiliki gaya kognitif impulsif. Teknik pengumpulan data
yang digunakan adalah tes dan wawancara, sedangkan instrumen yang
digunakan berupa: 1) Tes gaya kognitif atau MFFT (Matching Familiar Figure
Test) yang dilakukan kepada VIII SMP Muhammadiyah 1 Trimurjo, 2) Tes
tentang teorema pythagoras, 3) Pedoman wawancara. Hasil penelitian
menunjukkan terdapat 2 tahap kesalahan yang dilakukan subjek reflektif dan 3
tahap kesalahan yang dilakukan subjek impulsif. 1) Tahap kesalahan yang
dilakukan subjek reflektif yakni, a) Kesalahan pada tahap merencanakan
pemecahan masalah, penyebab kesalahan ini adalah siswa hanya menghafal
rumus yang diberikan oleh guru sehingga siswa cepat lupa dengan rumus yang
sudah diberikan, b) Kesalahan pada tahap melihat kembali, penyebab kesalahan
ini adalah (1) Tidak menuliskan kesimpulan dan jawaban akhir karena terbiasa
tidak menuliskan kesimpulan, (2) Waktu pengerjaan sudah habis. 2) Tahap
kesalahan yang dilakukan subjek impulsif yakni, a) Kesalahan pada tahap
memahami masalah, penyebab kesalahan ini adalah (1) Tidak dapat memahami
kalimat soal dengan baik, (2) Tidak terbiasa dengan soal-soal cerita, (3) Soal
yang diberikan dianggap sulit dikarenakan kurangnya penguasaan materi, b)
Kesalahan pada tahap melaksanakan rencana pemecahan masalah, penyebab
kesalahan ini adalah siswa masih kesulitan dalam proses perhitungan, c)
Kesalahan pada tahap melihat kembali, penyebab kesalahan ini adalah (1) Tidak
menuliskan kesimpulan dan jawaban akhir karena terbiasa tidak menuliskan
kesimpulan, (2) Tidak terbiasa memeriksa kembali jawabannya. Berdasarkan
hasil penelitian, peneliti menyarankan kepada guru mata pelajaran matematika
untuk memperbanyak latihan soal yang mampu mengembangkan kemampuan
siswa dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan gaya kognitif siswa.
Kata kunci : Kesalahan, teori polya, gaya kognitif, reflektif, impulsif