Abstract :
Tidak semua anak beruntung dilahirkan dalam keluarga yang harmonis, tetapi
ada juga anak yang lahir dalam kondisi perceraian dan perpisahan keluarga, yang
miskin, dan tidak mampu menjalankan perannya dengan sempurna. Kondisi
tersebut menyebabkan anak-anak terlepas dari kasih sayang orang tua dan
mengalami kerentanan masa mudanya. Dan inilah pengalaman remaja yang tinggal
di panti asuhan. Panti asuhan adalah lembaga usaha sosial yang bertugas
memberikan pelayanan sosial kepada anak terlantar, menghidupi dan melepaskan
anak terlantar, memberikan pelayanan manfaat kepada orang tua/wali anak untuk
memenuhi kebutuhan fisik, pendidikan, mental dan sosial orang tua asuh. Panti
Asuhan Muhammadiyah Budi Utomo Metro diketahui menerapkan system
pendidikan semi pesantren dalam proses Penerapan nilai- nilai keislaman melalui
pembinaan kesejahteraan psikologis penting dilakukan agar anak asuh agar dapat
diketahui bagaimana kesejahteraan psikologisnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu :
(1) Untuk Mengetahui proses internalisasi nilai-nilai agama Islam yang diterapkan
di Panti Asuhan Budi Utomo Muhammadiyah metro (2) Untuk Mengetahui
kesejahteraan psikologis anak asuh yang berada di Panti Asuhan Budi Utomo
Muhammadiyah Metro. (3) Untuk Mengetahui faktor pendukung dan penghambat
internalisasi nilai-nilai agama Islam yang diterapkan di Panti Asuhan Budi Utomo
Muhammadiyah metro.