DETAIL DOCUMENT
DINAMIKA SOSIAL DAN POLITIK INDONESIA PADA PERISTIWA PEMBERONTAKAN PKI TAHUN 1965
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Metro
Author
Liyano, Ahnaf Deco
Subject
Pendidikan 
Datestamp
2024-01-23 03:56:59 
Abstract :
ABSTRAK AHNAF DECO LIYANO. 2023. Dinamika Sosial dan Politik Indonesia Pada Peristiwa Pemberontakan PKI Tahun 1965. Skripsi. Jurusan Ilmu Pendidikan. Program Studi Pendidikan Sejarah. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Metro.Pembimbing (1) Dra. Hj. Sumiyatun, M. Pd. Pembimbing ( 2) Bahtiar Afwan, M.Pd. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) Dinamika Sosial dan Politik Indonesia Tahun 1959-1965. (2) Dinamika Sosial dan Politik Indonesia Tahun 1965?1971. (3) Dampak dinamika sosial dan politik Indonesia Tahun 1965?1971. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian metode historis yaitu suatu cara, prosedur, atau teknik yang sistematis sesuai dengan asas- asas dan ketentuan aturan ilu sejarah untuk mencapai suatu tujuan secara efektif dan efisien. Prosedur penelitian dilakukan melalui 5 tahap yaitu: pemilihan topic, heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian dapat disimpulkan: Periode awal setelah kemerdekaan Indonesia ditandai oleh pemerintahan yang relatif stabil di bawah kepemimpinanPresiden Soekarno. Namun, pada tahun 1959, sistem demokrasi parlementer digantikan oleh Demokrasi Terpimpin yang memberikan kekuasaan yang lebih besar kepada presiden dan mengurangi peran parlemen. PKI muncul menunjukkan eksistensi menjadi partai besar setelah sebelumnya PKI melakukan pemberontak pada tahun 1948. Puncaknya aksi PKI terjadi pada tahun 1965, terjadi peristiwa Gerakan 30 September. Peristiwa ini melibatkan pembunuhan beberapa perwira tinggi Angkatan Darat oleh kelompok militer yang disebut Gerakan September 30. Kejadian ini menjadi pemicu bagi Soeharto untuk mengambil alih kekuasaan dan meluncurkan kampanye pembersihan komunis di Indonesia yang dikenal sebagai Pembantaian 1965-1966. Pada tahun 1966, Soeharto mengambil alih kekuasaan dari Soekarno dan membentuk pemerintahan baru yang dikenal sebagai Orde Baru. Orde Baru ini ditandai dengan kebijakan yang otoriter dan represif, tetapi juga dikenal karena kestabilannya dalam menjaga keamanan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Kata Kunci: Dinamika Sosial dan Politik Indonesia Pada Peristiwa Pemberontakan PKI Tahun 1965. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Metro