Abstract :
ABSTRAK
Hutang perusahaan meningkat akan mengakibatkan menurunnya harga saham. Struktur modal
yang melebihi 100 persen menunjukkan bahwa perusahaan tersebut mengunakan hutang yang
lebih banyak dari pada modalnya.Meskipun dengan penggunaan hutang, perusahaan dapat
melakukan penghematan pajak, namun juga dengan penggunaan hutang yang tinggi dapat
menimbulkan risiko yang tinggi bagi perusahaan. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk
mengetahui apakah struktur modal berpengaruh terhadap harga saham yang dimoderasi oleh
ukuran perusahaan. Penelitian menerapkan pendekatan kuanttatif untuk mencapai tujuan. Adapun
data yang diolah dalam penelitian ini merupakan data yang diperoleh dengan metode pengumpulan
data sekunder dengan melihat laporan keuangan tahunan perusahaan. Pengukuran struktur modal
dalam penelitian ini menggunakan rasio Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt to Assets Ratio
(DAR), pengukuran harga saham menggunakan data close price dan analisis data menggunakan
analisis moderated regresion analisis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Debt to Asset
Ratio (DAR) berpengaruh positif terhadap harga saham. Debt to Equity Ratio (DER) tidak
berpengaruh positif terhadap harga saham. Ukuran perusahaan memperkuat hubungan antara DAR
terhadap harga saham dan memperlemah hubungan antara DER terhadap harga saham sangat
besar. Pengaruh ini dapat mempengaruhi perusahaan yang memiliki aset cukup besar, pengaruh
tersebut dapat menarik investor untuk menanamkan modalnya pada perusahaan.